Selasa, 09 Februari 2010

Tatto pertama di kulitku








Gara-gara ngeliat mas Arjuna buat tatto di betis, aku jadi tertarik untuk membuat hiasan ditangan. Awalnya rada sulit menemukan gambar atau genre apa yang paling pas untukku, tapi ketika ingat ibunda saya tercinta yang doyan lagu india saya jadi kepengen di Mahendi (wekekekek korban keadaan).


Karena pada dasarnya saya takut sama Mami saya, jadi aku putuskan bahwa tattoo yang akan saya pasang dibelakang leher saya masih berlafadzkan islami (seenggaknya kalo dimarahin sama mama masih bisa ngeles huwahaha...) :p

Ok langkah pertama yang saya lakukan adalah :
- Memilih pola dan menggambarnya diatas kulit.
- Setelah itu barulah dilakukan penempelan cat.
Dan yang perlu diingat, kedaan kulit pada saat diberi pola dan ditempelkan cat, harus benar-benar kering dan pastikan falam keadaan bersih. dan cat yang saya gunakan adalah cat rambut dari getah pohon Henna.


Nah sebelum aku cerita lebih banyak, yuk sama-sama kita cari tau apa itu Henna, dan mengapa saya memilihnya untuk media lukis diatas kulit saya.



Henna adalah tanaman semak dari Lawsonia Inermis. Tanaman ini berbuah lebat & berdaun rindang, bagian yang biasa dijadikan bubuk pewarna adalah saripati dari daun & buahnya, henna juga akan meninggalkan jejak warna pada media lembab yang bersentuhan olehnya. Warna gelap pada henna biasanya bertahan 1-4 minggu tergantung dari suhu tubuh, daerah tempat ia diterapkan dan seberapa sering anda mencucinya, jadi semakin sering kita mencuci daerah yang terkena noda maka akan semakin cepat penglupasan warna pada media tersebut dan begitu sebaliknya, jika kita ingin membuatnya lebih gelap kita bisa mengaplikasikannya lagi secara berulang. Namun biasanya warna henna hanya bisa ditambal maksimal hingga 4 atau 5 kali tambal, itu dikarenakan tubuh memang memiliki batasan tersendiri untuk benda asing yang menempel diatasnya.












Konsep pewarnaan henna pada kulit sama seperti pengaplikasian pacar haji, namun bedanya henna memiliki daya lekat yang lebi kuat karena kebanyakan henna yang sudah dijual bebas dipasaran sudah melalui proses & pencampuran bahan kimia. Proses pelekatan warna pada henna antara 24-48 jam pertama, diawali dengan warna orange muda/hijau muda kemudian akan menjadi gelap secara berangsur. Aku sarankan agar kita mengoleskan babyoil atau bodilotion secara tipis-tipis untuk mencegah kontak air terutama di 48 jam awal. Awalnya kupikir ribet dalam pengolahan pewarna henna, hoho ternyata hanya cukup di campur dengan sedikit air dan diaplikaskan ke media yang ingin diberi warna, dan dari pengalamanku aku sarankan untuk jangan melepas ampas henna jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal.

nah ada satu kutipan nih dari eprints

Penggunaan Henna (Lawsonia inermis) sebagai zat pewarna rambut dan pewarna kulit (temporarely tattoo) sangat populer di kalangan masyarakat dunia. Henna regular telah digunakan selama berabad-abad oleh masyarakat Asia dan Afrika untuk acara seremonial. Dalam perdagangan terdapat dua bentuk produk Henna; Henna murni dan Henna Rangs. the European Union’s “Scientific Committee on Cosmetic products” telah mengklasifikasi bahwa Lawsone yang terkandung dalam produk henna dapat menimbulkan bahaya (hazard) terhadap kesehatan, serta dapat menimbulkan efek genotoksik, dan tidak ada nilai ambang yang aman untuknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi apakah benar bahwa Lawsone yang terkandung dalam Henna dapat menimbulkan kebahayaan dan genotoksik. Metoda yang dilakukan dalam evaluasi ini adalah meta analisis dari berbagai jurnal dan tulisan-tulisan ilmiah yang berhubungan dengan Henna, dengan cara mengevaluasi spesifikasi fisika dan kimia, fungsi dan kegunaan, serta toksikologi dari penggunaan henna. Hasil meta analisis menunjukkan bahwa Lawsone yang terkandung dalam Henna murni mempunyai LD50 untuk oral dan dermal sebesar >2000 mg/kg BB, nilai NOAEL (No-Observed-Adverse-Effect-Level) untuk tikus betina gravid sebesar 200 mg/kg BB/hari dan fetus 40 mg/kg BB/hari, terdapat reaksi alergi ringan pada mukosa mata dan tidak menyebabkan genotoksik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemakaian Henna murni adalah aman. 1 Disampaikan dalam “Seminar Ilmiah dan Workshop Pembelajaran Farmasi Kedokteran Dalam KBK” dalam rangka KONAS V PEFARDI, Yogjakarta 25-26 April 2009 2 Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang Kontak E-mail: hennarsunoko@gmail.com


Nah jadi jangan takut berkresi di atas kulit karena Henna aman bagi kesehatan ;)

Minggu, 07 Februari 2010

Akibat Kelainan Genetik, Gadis Cilik 13 th Berwajah Nenek-nenek






Usia Zara Hartshorn baru 13 tahun tapi jika melihatnya tidak ada orang yang percaya bahwa dia masih anak-anak. Kulit Zara keriput dan badannya kurus lebih sesuai dengan perawakan nenek-nenek ketimbang anak-anak.


Gara-gara penyakit langka Lipodistrofi, Zara kehilangan masa indah kanak-kanaknya. Penyakit kelainan genetik itu diturunkan dari sang ibu.

Zara dulunya adalah bocah kecil yang lucu dan percaya diri sebelum Lipodistrofi menyerang tubuhnya. Namun saat berusia 5 tahun mulai ada tanda-tanda keriput di wajahnya. Teman-temannya pun mulai mengejeknya karena melihat wajahnya yang aneh.





Zara selalu pulang ke rumah sambil menangis dan bertanya pada ibunya mengapa dirinya berbeda dengan teman-teman yang lain. Ketika usianya makin gede, kecemasan tersebut semakin meningkat.

Zara terpaksa harus keluar dari sekolahnya karena perilaku kekerasan yang dilakukan teman-temanya sudah sangat keterlaluan. Itu karena teman-temannya pun sangat tidak paham apa yang menimpa Zara yang terlihat keanehan.

Sopir bus pun selalu menertawakannya setiap kali dirinya ingin membayar ongkos untuk anak-anak. Tak hanya itu dirinya setiap hari juga harus menghadapi tatapan mata mengejek di sepanjang jalan serta anak-anak kecil yang memanggilnya nenek-nenek.

"Rasanya saya selalu diawasi oleh setiap orang di jalan saat kemanapun saya pergi, hal ini sangat tidak menyenangkan. Saya selalu merasa takut dan marah," ujar Zara dirumahnya di daerah Utara Inggris, seperti dikutip dari ABCNews, Rabu (3/2/2010).



Ibunda Zara, Tracey Pollard (41 tahun) mengungkapkan sangat mengerti bagaimana rasa sakitnya, ini disebabkan sang ibunda juga dilahirkan dengan kondisi memiliki lipodistrofi.

"Aku sangat sedih mengetahui anakku harus melalui semua hal yang pernah aku lewati dalam kehidupan sebelumnya. Saya benar-benar marah pada diri saya sendiri, kenapa anak saya harus mengalami apa yang saya alami," ujar Pollard.

Anak pertama yang dilahirkan Pollard yaitu Gareth tumbuh dengan sehat, karena itu Pollard berpikir anak-anaknya akan aman. Dua adik dari Gareth hanya menunjukkan gejala yang sangat ringan, tapi saat Zara dilahirkan justru mengalami hal yang sama dengan ibunya.

"Setiap kali melihat wajah saya dicermin, saya sangat tidak menyukainya. Terkadang ingin sekali saya menarik seluruh kulit yang ada di tubuh ini. Jika remaja lain khawatir akan adanya jerawat di wajah, saya justru lebih khawatir mengenai operasi atau hal-hal mengerikan lainnya," ungkap Zara.

Saat ini Zara tinggal di rumah bersama ibu dan saudara perempuannya. Di rumah, Zara merasa aman dan dicintai serta tak ada seorang pun yang mengolok-oloknya. Berbeda jika dirinya keluar rumah, rasa takut dan marah akan selalu menderanya.

Lipodistrofi adalah penyakit genetik yang diturunkan dari orangtua. Kelainan genetik ini merampas kemampuan tubuh untuk memproduksi sel-sel lemak di bawah kulit.

Lipodistrofi bisa menyebabkan penderitanya mengalami diabetes, penyakit jantung, stroke atau masalah pada hatinya. Sampai saat ini belum ada obat yang bsia menyembuhkan atau mengembalikan fungsi dari jaringan lemak dalam tubuhnya.

"Jaringan lemak dalam tubuhnya tidak tumbuh dengan benar sehingga jaringan lemak yang normal semakin menyusut yang membuat penderita terlihat lebih tua, keriput dan abnormal," ujar Dr Donald Kotler dari St. Luke's Roosevelt Hospital di New York City.



Selain Lipodistrofi, ada juga penyakit lain yang membuat seseorang terlihat lebih tua dari usianya yaitu Progeria atau dikenal dengan penyakit HGPS (Hutchinson-Gilford Progeria Syndrome).

Proses penuaan pada penderita progeria terjadi dengan kecepatan 4-7 kali lipat dari proses penuaan normalnya, jika berusia 10 tahun maka bisa saja anak terlihat seperti berusia 40 tahun.

Hal yang membedakan adalah Progeria bisa terjadi pada siapa saja dan bukanlah penyakit turunan, sedangkan Lipodistrofi hanya terjadi pada orang yang memiliki riwayat penyakit tersebut dalam keluarganya.

Yaokelah

Indonesia di Mata Mahasiswa Jepang




Judul aselinya adalah kisah mahasiswa Jepang riset di ITS. Ada hal menarik yang dapat kita jadikan renungan, untuk lebih jelas silakan nikmati artikel yang saya copy pastekan untuk teman-teman tersayang di polka.

Kampus ITS, ITS Online - Laki-laki putih bermata sipit ini sebenarnya sedang menempuh S2 di kobe University, Jepang. Dia hampir lulus tahun ini di jurusan Marine Engineering. Sejak bulan April lalu, dia mengadakan riset untuk thesis S2nya. Melalui persetujuan dari profesornya, dia dikirim ke ITS untuk mengadakan riset. Sebelumnya, saat menempuh S1 di Kobe, dia memasuki laboratorium yang sama dengan Dr Lahar Baliwangi, dosen Teknik Sistem Perkapalan (Siskal) ITS yang saat itu sedang menempuh studi di sana. Karena bidang riset dan tools yang mereka gunakan sama, akhirnya Yashiki dikirim ke ITS oleh profesornya, yaitu Prof.Kenji Ishida.

Yashiki diberi kesempatan untuk riset di Indonesia, tepatnya di ITS. Di bawah tiga dosen Siskal, akhirnya Yashiki dapat menyelesaikan risetnya. Dr Ketut Buda Artana, Dr Lahar Baliwangi, dan Dr Dinariyana adalah dosen pembimbingnya. Jika ada masalah, Yashiki sering konsultasi ke tiga dosen tersebut. Ada cerita yang menarik mengenai dosennya di sini, diungkapkan oleh Yashiki, “Yang mengesankan bagi saya adalah dengan Dr Lahar Baliwangi. Dulu ketika saya masih S1, dia menjadi senior saya di Kobe University. Namun, setelah saya mengambil riset S2 ini ternyata riset saya mirip dengan dia. Akhirnya, saya dikirim ke sini menjadi murid didiknya."

Ditanya mengenai risetnya, dia menceritakan bahwa penelitiannya itu mengenai system dynamic dan mempelajari tentang optimasi waktu perawatan kapal. Untuk pengambilan data riset, ada perbedaan antara Jepang dan Indonesia. Yashiki menjelaskan bahwa di Indonesia pengambilan data langsung dilakukan ke perusahaan yang berkenaan dengan riset itu. Sedangkan di Jepang sendiri, biasanya data didapat dari professor. Apabila data yang diinginkan tidak ada, maka professor melobi perusahaan di sana yang memiliki data yang dibutuhkan oleh mahasiswanya. Dan biasanya perusahaan mau memberikan data tetapi mereka juga memberikan tugas kepada mahasiswa tersebut untuk melaporkan hasil riset mereka sebagai masukan perusahaan. Dengan kata lain, di Indonesia mahasiswanya harus lebih aktif untuk mendapatkan data penelitiannya dibandingkan dengan di Jepang. Dalam risetnya kali ini, Yashiki langsung melakukan pengambilan data-data kapal di perusahaan pelayaran bernama Pelayaran Nusa Tenggara.

Laki-laki beragama Budha ini lahir di Minamkyobate Cho, Nara, Jepang. Hobinya jalan-jalan, dan hobi traveling itu dibawa sampai ke Indonesia. Tujuan dia traveling adalah melihat budaya dan orang Indonesia serta melihat iklim di sini. Laki-laki 24 tahun ini bercerita bahwa dia telah mengunjungi beberapa tempat di sini. Diantaranya adalah Bali, Malang, Jember, Banyuwangi, Solo, Jogja, Jakarta, hingga sampai ke Makassar dan Toraja.

“Orang Indonesia yang saya lihat, mereka ramah-tamah, baik hati, suka menolong, tetapi jam karet dan kadang-kadang malas. Mereka juga aktif tetapi individualis. Hal yang sangat kontras. Saya sendiri heran dengan orang Indonesia. Seharusnya dari ketiga hal itu (ramah-tamah, baik hati, dan suka menolong, Red) mereka merupakan pribadi yang sosialis. Tetapi mereka individualis. Mungkin karena karakter yang berbeda dan ego yang tinggi ya,” kata Yashiki mengenai orang-orang Indonesia.

Kalau berbicara kemajuan di bidang teknologi, Jepang sangat pesat terkait dengan pengembangan dan aplikasi teknologinya. Yashiki juga bercerita bahwa orang Jepang terkenal dengan jiwa nasionalisme yang tinggi. Mereka sangat bangga bekerja di perusahaan sendiri dan memiliki loyalitas yang tinggi daripada bekerja di pihak asing. Mereka juga memiliki sikap yang disiplin dan jujur. Orang Jepang akan sangat malu jika melakukan pekerjaan tidak benar atau tidak tepat. Tingkat kejujuran pun tinggi, mereka benar-benar mengabdi dan mencintai Negaranya.

“Orang-orang Jepang memang berbeda dengan Indonesia. Misalnya dalam hal diskusi. Mahasiswa di Jepang jarang berdiskusi di kelas dibandingkan dengan mahasiswa Indonesia yang sering melakukan presentasi dan diskusi. Tetapi sekali kita berdiskusi, diskusi itu all out dan efektif. Kami harus mempersiapkan diskusi dengan sebaik-baiknya. Sedangkan di sini saya lihat diskusi tidak efektif. Dosen ataupun mahasiswa cenderung kurang persiapan untuk kegiatan itu. Jadi, hasilnya kurang efektif,” ungkap Yashiki.

Ditanya soal kendala di sini, dia mengalami kendala di bahasa saja. Karena bahasa pengantar di manapun adalah bahasa Inggris, jadi dia meng-upgrade sendiri bahasanya. Saat bepergian ke suatu tempat dia lebih memilih pergi bersama teman Jepang sebab bisa diajak ngobrol dengan enak dan lancar. Namun, jika di suatu tempat dimana sama-sama tidak mengerti bahasa di daerah tersebut biasanya menggunakan bahasa tubuh.

Laki-laki muda ini berpesan pada kita, “sebenarnya Indonesia tidak perlu menyamakan diri dengan Jepang karena Indonesia sebenarnya pun mampu lebih baik dengan ciri karakterisitik yang dimilikinya. Dalam beberapa hal Indonesia dan Jepang itu tidak ada yang beda. Waktu kerja dan belajar kita sama. Tetapi bagaimana kalian membentuk sikap disiplin dan jujur lah yang menentukan sebuah negara,” pesan Yashiki.


Politikana dan FBI

Buah Indonesia yang Jarang ditemui tapi Enak

Sebagian besar teman-teman saya yang saya tanyakan dari beberapa nama buah dibawah ini, 70% mengatakan belum pernah dengar bahkan tidak tahu. Siapa yang sangka ternyata buah-buah asing ini hidup dan tumbuh subur di dataran tropis Indonesia selama berabad-abad namun hanya sedikit orang (terutama kaum muda) yang mengenalinya.





Gowok

Buah yang disinyalir ngetrend di era 1980-an ini ternyata rasanya manis dan besarnya seperti telur ayam, wakwaw gede amit!! (0_o)
Tersebar kabar bahwa tanaman ini tingginya bisa mencapai antara 1000 – 1800 meter diatas permukaan laut. Sepertinya pohon Gowok telah didomestikasi menjadi tanaman buah yang digemari karena sekitar tahun 1980an, setiap musim kemarau, buah ini banyak dijajakan. Jangan tanya kalau sekarang. Yang ada di toko-toko buah hanya buah-buah impor, yang sebenarnya adalah buah-buah sisa yang dijual ke negara kita yang selalu saja dianggap miskin sehingga hanya mampu membeli buah-buahan sisa. Kurang ajar!Ayo makan buah yang kita punya aja….termasuk Gowok tentunya ! yuukkkkk………








Buah Cempedak

"cempedak Berbuah Nangka" sebagian pepatah sering menggunakan bahasa itu, namun apakah Cempedak itu sendiri? banyak dari kita orang Indonesia tidak mengetahui itu, Cempedak adalah nama buah yang mirip dengan Nangka namun rasa, batang, dan musim buah nya berbeda. Kalau Cempedak rasanya lebih manis dari Nangka, kalau dari batang, Cempedak mempunyai getah yang lebih cair dibandingkan Nangka. Daunnya pun memiliki bulu-bulu putih yang tipis kalau Nangka daunnya tidak ada bulu-bulu tipis, nah kalau dari segi musim, Cempedak hanya berbuah satu tahun sekali. Cempedak juga cara mengambil isinya beda dari nangka yang agak rumit. Mengambil isi Cempedak tinggak diiris dari atas kebawah kulitnya lalu tarik aja keatas puluk nya (tengah dari buah yang lengket pada buah) maka secara otomatis isinya ikut terangkat semua, tinggal makan deh...
Cempedak dapat dibuat bermacam-macam makanan, dari manisan Cempedak, gorengan Cempedak (seperti pisang goreng namun isinya bukan pisang tapi cempedak), bahkan langsung dimakan seperti Nangka juga enak.
Cempedak ini kalau didaerah Indonesia banyak tumbuh didaerah Sumatra, seperti sumatra selatan, Sumatra Utara, Pulau Bangka, Pulau Belitung.





Buah Rukem

Buah Rukem, hidup didataran daerah Sumatra, Pulau Bangka, Pulau Belitung, dengan pohon yang berduri, dan dengan rasa yang manis. Namun apabila masih mentah dan berwarna hijau maka rasanya sepet sekali. Buah ini biasanya di asin atau pun dimakan mentah.




Buah Rambai

Kalau yang buah yang satu ini rasanya manis-manis masem, secara pisik mirip duku, namun buahnya berumbai-rumbai kebawah waktu didahannya. Kulitnya pun lebih tipis dari duku. Pohonnya relatif besar dari duku. Buah ini biasanya banyak digunakan untuk campuran masak ikan sebagai pengganti asam. dan tumbuh didaerah Pulau Bangka Belitung, kalau ditempat lain aku belum lihat.







Buah Kemunting atau Kerak duduk

Hidup di daerah yang berpasir berbuah tidak mengenel musim, buah ini rasanya manis dan enak. secara fisik buah ini kecil-kecil sekital sejempol orang dewasa, namun buah ini sangat banyak buahnya dalam tiap satu batang.
Pohonnya relatif kecil paling besar sebesar kaki orang dewasa, itu pun jarang kebanyakan hanya sebesar jempolan orang dewasa aja. Buah ini banyak terdapat didaerah pasiran Pulau Bangka dan Pulau Belitung.




Buah kelubi

Buah kelubi hidup didaerah perairan yang ada didalam hutan, atau daerah air payau, buah ini mirip sekali dengan salak, saking miripnya banyak orang mengira ini adalah buah salak, namun rasanya sangat asam, biasanya sebelum dimakan buah ini diasinkan dulu untuk menghilangi rasa asamnya. hidup didataran pulau Bangka Belitung.





Buah Manau


Buah manau adalah buah dari pohon rotan, dimana buahnya memiliki rasa yang asam-asam manis, buah ini enak kalau sudah diasin. buah manau banyak terdapat didaerah kepulauan Bangka, Kepulauan Belitung, Pulau Sumatra, Kalimantan. Buah manau dalam satu pohonnya dapat menghasilkan sampai setengah karung, buah ini biasa dijual didaerah pasar-pasar tradisional yang ada didaerah seperti Bangka, Belitung, Kalimantan.




Buah Rumbia

Kalau Buah Rumbia banyak terdapat di indonesia, karena Rumbia adalah pohon sagu. Jadi buah rumbia adalah buah yang dihasilkan dari pohon sagu. Buah ini rasanya manis-manis sepet. Biasanya diasinkan dulu untuk menghilangkan rasa sepetnya. Namun sepetnya buah Rumbia ini tidak sebanding dengan sepetnya buah Rukem yang mentah. Jadi kalau langsung dimakan biasa nggak masalah.


Forum bebas

Antara Bodoh & Beruntung


Kita pasti pernah mengalami yang namanya mencela dan dicela. Entah ringan maupun berat bentuknya. Mencela adalah pekerjaan yang paling mudah. Namun buat yang dicela, bukanlah hal mudah untuk dilupakan. Yang hebat adalah kalau suatu celaan dapat dijadikan pemecut kemajuan diri. Bila ini terjadi, percayalah mereka yang dulu mencela itu pasti berbalik terkagum-kagum.

Beberapa waktu lalu saya hadir di suatu seminar. Si pembicara menceritakan bagaimana dia berhasil keluar dari lilitan hutang jutaan dollar hanya dalam waktu dua tahun melalui jalan finansial non-konvensional. Namun pilihannya ini malah membuatnya dicela banyak orang termasuk oleh keluarganya sendiri. Kata mereka, “Your choice.. that’s stupid!”. Si pembicara ini tidak peduli, dia tetap yakin dengan pilihannya. Lalu ketika dia berhasil menunjukkan keberhasilan atas pilihannya itu, orang-orang yang dulu mencelanya kini berkomentar, “Oooh.. how lucky you are!”. Si pembicara pun mengingatkan kami, “Percayalah, semua orang pasti akan mengalami situasi ini, from being called stupid to lucky. Bedanya tipis kok! Karenanya jangan berkecil hati bila pilihan Anda disebut pilihan bodoh. Selama Anda yakin dan bekerja keras mewujudkan pilihan Anda itu, Anda pasti akan sampai pada titik di mana semua orang akan mengatakan betapa beruntungnya Anda.”.

Albert Einstein dan Thomas Alva Edison juga dikatakan si bodoh oleh sang guru. Kolonel Sanders ditertawakan orang banyak saat dia menawarkan waralaba ayam gorengnya pertama kali. Sama seperti Henry Ford ketika berusaha meyakinkan masyarakat untuk meninggalkan kereta kuda mereka dan beralih ke “kuda besi” karena era kereta kuda bakal berakhir. Seorang teman pernah dicela sebagai copywriter bodoh oleh sang Creative Director. Setahun kemudian, dia berhasil menggondol banyak penghargaan periklanan dalam dan luar negeri. Kalau dia memang copywriter bodoh bagaimana mungkin dia bisa mendapat penghargaan? Dia meraih keberuntungannya lewat kerja keras demi membuktikan kalau dia tidaklah seperti celaan sang Creative Director itu.

Namun adakalanya status bodoh dan beruntung malah bisa berjalan beriringan. Alkisah, suatu hari teman saya pernah mempertanyakan kapasitas atasan kami. Pertanyaannya adalah bagaimana orang yang tidak semumpuni titel yang disandangnya itu bisa menjadi seorang atasan. Saat itu semua orang di kantor bukan lagi mencela tapi sudah sampai ke tahap sepakat mengakui betapa bodohnya sang atasan kami itu. Bahkan client utama kami saat itu sudah tidak mau menganggap dia sebagaimana jabatannya. Sungguh satu hal yang tidak baik. Entah bagaimana, si atasan bodoh ini bisa bertengger lama di kursinya. Karenanya, menjawab pertanyaan teman saya itu, saya hanya bisa katakan, “Some people are lucky.”. Beruntung karena dia seorang expat yang dipekerjakan demi menjaga image. Tapi saya adalah penganut “sepandai-pandainya tupai melompat, pastilah dia akan terjatuh juga”. Saya percaya keberuntungan seseorang yang memang bodoh takkan berlangsung lama. Orang yang pandai luar dalamlah yang akan memiliki keberuntungan jangka panjang.

Jadi pilih mana, dari dicap bodoh lalu jadi si untung atau jadi si bodoh yang beruntung?

FBI

The Immortal Life of Henrietta LacksThe Immortal Life of Henrietta Lacks



Henrietta Lacks lahir di Roanoke, Virginia, Amerika Serikat, 18 Agustus 1920 – meninggal di Baltimore, Maryland, Amerika Serikat, 4 Oktober 1951 pada umur 31 tahun akibat penyakit tumor ganas adenokarsinoma serviks (leher rahim).

Henrietta Lacks menjadi terkenal karena sel tumor yang menyerang dirinya kemudian diambil dan dijadikan sampel guna penelitian medis oleh dr. George Otto Gey . Sel yang kemudian disebut sebagai Sel Hela atau Hela Cell Line tersebut merupakan immortal cell (sel abadi) karena mampu bertahan hidup, membelah dan memperbanyak diri dalam jumlah tak terbatas dalam media kultur. Sel Hela sekarang telah tersebar ke seluruh dunia. Sel ini bahkan dapat hidup di luar angkasa. Sel ini diletakan di satelit tak berawak seperti di satelit Amerika Serikat Discoverer 17 untuk mencoba ketahanan jaringan manusia terhadap gravitasi 0. Pada tahun 1954, sel HeLa digunakan oleh Jonas Salk untuk mengembangkan vaksin polio. Sel HeLa terus digunakan untuk penelitian kanker, AIDS, ketahanan manusia terhadap gravitasi 0, dan lain-lain.


Masa Kecil

Henrietta Lacks dilahirkan dengan nama Henrietta Pleasant pada tanggal 18 Agustus 1920 di Roanoke, Virginia. Orang tuanya adalah Eliza (1886–1924) dan John Randall Pleasant I (1881–1969). Eliza meninggal ketika melahirkan anaknya yang ke-10 tahun 1924. Kadang-kadang setelah istrinya meninggal, John Pleasant membawa anak-anak kembali ke tempat kerabat ibu mereka semasa hidup, dan mereka dibesarkan. Pada tahun 1929, Setelah kematian istrinya, John yang berusia 48 tahun masih tinggal di Roanoke di 12th Street Southwest, kemudian menikahi wanita tua bernama Lillian. John bekerja sebagai tukang rem jalur kereta api.



Menikah

Henrietta Pleasant menikahi David Lacks I (1915–2002) di Halifax County, Virginia. Setelah meminta dan meyakinkan suaminya, David Lacks, untuk pergi ke utara untuk mencari pekerjaan, Henrietta Lacks dan anak-anak mengikutinya. David mendapatkan pekerjaan di Sparrow's Point shipyards dan mendapatkan rumah untuk mereka di New Pittsburgh Avenue, Turners Station. Komunitas ini adalah salah satu yang terbesar dari kira-kira lima puluh komunitas Afrika Amerika di Baltimore County, Maryland. Pada tahun 1943, Henrietta pindah ke Turners Station yang kini merupakan bagian dari Dundalk, Baltimore County, Maryland. Pasangan itu memiliki lima anak: Deborah Lacks (lahir 1948) yang menikahi Pullum; David Lacks II; Lawrence Lacks; Zakariyya Lacks; dan anak perempuan lainnya. Anak terakhirnya lahir di Rumah Sakit Johns Hopkins pada bulan November tahun 1950.




Foto Dr. George Otto Gey penemu Sel HeLa

Meninggal Dunia

Pada tanggal 1 Februari 1951, Henrietta Lacks pergi ke Rumah Sakit Johns Hopkins karena masalah pada vagina. Pada hari itu, ia didiagnosis terkena tumor ganas leher rahim (kanker Serviks). Setelah melalui pengobatan dengan penyinaran radium, suatu terapi standar untuk kanker saat itu, ia meninggal dunia pada tanggal 4 Oktober 1951 pada usia 31 tahun. Henrietta Lacks dikubur tanpa batu nissan di kuburan keluarga yang terletak di Lackstown, tempat ia dibesarkan. Lackstown terletak di kota Clover di Halifax County, Virginia. Lackstown adalah nama dari tanah yang dimiliki oleh keluarga Lacks sejak mereka menerimanya dari keluarga yang bekerja keras dan juga keturunan dari. "Lax" adalah nama pertama keluarga ini. Nantinya keluarga Lax menganti nama akhirnya menjadi "Lacks". Ibu Henrietta Lacks memiliki batu nissan satu-satunya dari lima kuburan di kuburan keluarga di Lackstown.






Gambar media kutil sel Hela


Sel HeLa

Sel HeLa atau HeLa Cell Line adalah sel yang diisolasi oleh Dr. George Otto Gey dari tumor ganas serviks milik Henrietta Lacks. Awalnya sel Hela dianggap kependekan dari "Helen Lane" atau "Helen Larson", guna mengaburkan identitas pemilik aslinya yaitu Henrietta Lacks. Baru 24 tahun kemudian identitas pemilik asal sel Hela diungkap ke publik.

Sel ini secara morfologi merupakan sel epitelial yang sudah dimasuki oleh Human Papiloma Virus (HPV) tipe 18. Sel ini bersifat immortal dan sangat agresif sehingga mudah untuk dikultivasi tetapi sel ini mudah menginvasi kultur sel lain (Doyle dan Griffiths, 2000).

Dibanding sel tumor lainnya, proliferasi sel ini sangat cepat dan abnormal. Sifat immortal yang dimiliki sel ini diduga akibat peran dari enzim telomerase saat proses pembelahan diri.

FBI

Berhubungan Seks Saat Hamil


Ketika seorang istri sedang hamil banyak diantaranya yang enggan melakukan hubungan seksual padahal si suami tetap berharap bisa melakukannya. Apalagi banyak kabar burung kalau perempuan hamil melakukan hubungan seksual bisa menyebabkan keguguran.

Perempuan yang hamil juga takut jika berhubungan intim akan mencelakai janinnya dan membuat janin terinfeksi. Selain itu alasan takut terjadi pendarahan dan libido yang menurun menjadi pemicu perempuan hamil malas bersenggama.

Yang jelas ketakutan-ketakutan itu tidak terbukti. Janin juga tidak akan celaka saat berhubungan intim karena terlindung oleh cairan amnion di dalam rahim ibu. Penurunan libido ibu hamil juga lebih karena faktor psikologi si ibu karena tubuhnya mengalami perubahan.

Baikkah berhubungan seks saat sedang hamil?

"Semua kegiatan orang sehat boleh dilakukan oleh perempuan hamil seperti olahraga atau melakukan hubungan seks, asalkan kehamilannya tidak bermasalah," ujar Dr dr Dwiyana Ocviyanti SpOG (K) dalam acara Women's Health Expo 2010 di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat (5/2/2010).

Dr Dwiyana menuturkan tidak ada alasan dan bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa melakukan hubungan seks bisa menyebabkan keguguran. Sebaliknya, hampir sekitar 85 persen keguguran yang terjadi di 10 minggu awal kehamilan disebabkan oleh faktor genetik.

Menurutnya, selama melakukan hubungan seks tidak menggunakan alat-alat yang dapat membahayakan kehamilan serta menerapkan perilaku seks yang sehat, maka ibu hamil sah-sah saja untuk berhubungan seks. Satu hal penting yang harus di sepakati adalah harus dilakukan atas dasar sama-sama menginginkan.

Saat masa kehamilan baru masuk trimester pertama tentu masih banyak pilihan posisi bercinta. Tapi setelah usia kehamilan terus bertambah tentu saja posisi berhubungan bagi perempuan hamil makin terbatas. Jika sudah begini pasangan suami istri disarankan untuk membicarakan posisi yang nyaman bagi kedua belah pihak tidak saling memaksa.

Menurut Dr Dwiyana, memang ada beberapa kondisi yang membuat ibu hamil sebaiknya tidak melakukan hubungan seksual, yaitu ibu mengalami anemia, kondisi plasentanya berada di bawah (plasenta previa), mengalami kontraksi yang berulang serta memiliki infeksi seperti keputihan. Karena kondisi-kondisi ini bisa memicu terjadinya keguguran.

Jika dokter menyatakan bahwa kehamilan Anda tidak memiliki masalah, maka boleh saja melakukan hubungan seksual selama hamil. Selama hal ini dilakukan atas dasar sama-sama menginginkan.

Sumber